| Demo |
|
| Ditulis Oleh Kelik | ||||||
| Monday, 25 May 2009 | ||||||
|
Di era Reformasi ini memberi kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh kalangan untuk mengeluarkan pendapatanya. Tidak heran kalau jaman sekarang yang namanya demo jauh lebih sering dibanding pada era Orde Baru. Tetapi apakah demo itu benar-benar aspirasi dari rakyat?, ternyata belum tentu. Karana ada oknum tertentu yang dapat memanfaatkan demo ini menjadi bisnis untuk menghasilkan uang. Tentunya oknum ini sudah pinter atau sudah sering melakukan demo-demo. Saya tidak mengerti tentang hukum, tetapi setidaknya saya tahu bahwa untuk sekarang ini tidak ada aturan hukum yang melarang seseorang melakukan pengerahan masa. Penggalangan dan pengerahan masa ini dilakukan oleh oknum tersebut untuk mendapatkan bayaran dari orang lain (orang yang nyuruh mengadakan demo). Oknum yang menggalang ini biasa disebut broker demo. Seorang broker demo sudah mengerti atau menguasai tentang demo-demo, misal ijin polisi, perangkat aksi, atribut-atribut dan lain-lain. Jika semua sudah komplet meraka segera melakukan aksinya sesuai dengan pesanan orang yang membayar tadi, mungkin menolak kebijakan pemerintah, mendiskritkan lembaga atau pejabat tertentu, atau memberi tekanan kepada penegak hukum ataupun mengadakan demo tandingan. Kalau kita ingin tahu bahwa demo itu demo beneran, demo yang menyampaikan aspirasi rakyat, atau demo bukan beneran yaitu demo yang hanya karena suruhan, bisa dilihat dari teriakan-teriakannya yang kadang hanya asal terika saja, atau tanya saja langsung kepada peserta demo. Hehehe maksudnya bukan menanyakan "ini demo beneran atau demo suruhan". Tapi tanyalah sesuatu yang berhubungan demo itu, misal aspirasi apa yang ingin disampaikan, atau apa tuntutannya atau mungkin harapan-harapan jika tuntutannya berhasil dan atau lainnya. Kalau demo itu hanya suruhan/pesanan orang, maka orang yang ditanya tersebut tidak akan bisa menjawab, atau mungkin diam atau mungkin pura-pura sibuk atau minta untuk tanya ke orang lain yang memang sudah dipersiapkan untuk ditanyai.
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 25 May 2009 ) | ||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Sedikit Tentang Saya
Kelik Erlambang namaku, lahir di magelang, besar di yogyakarta, sekarang balik lagi ke magelang. Sudah berkeluarga dengan satu orang anak. Ketika masih di bangku SMA paling malas belajar, sekarang giliran kemampuan otak berkurang, semangat belajar malah meningkat. Belajar dan belajar… , em... cari duit juga dan jangan lupa berdoa dan ibadahnya..
Jam
Yang Online
Saat ini ada 51 tamu onlineBlogroll
Komentar
Variasi Design
Tersedia Pilihan Warna :
Tersedia Jenis Huruf : Arial Verdana Tahoma Trebuchet Georgia Optima Times New Roman Lucida Lucida Sans
Tersedia Ukuran Font :
![]()


re: terima kasih kembali - ilmu yang...
re: Salam Hormat - Salam Hirmat,,, h...
ilmu yang bermanfaat,trimas
Salam Hormat - Salam Hirmat,,, hehhe ...
re: Ucapan Teriam kasih - duh thank ...